5 Cara Ajari Anak Hadapi Bullying saat Bermain Video Game

19 Juli 2021, 21:20 WIB
Editor: Irfan Sudrajat
Seorang anak terlihat sedang memainkan Mario Kart Deluxe 8 di Nintendo Switch dengan menggunakan mesin simulasi balapan yang ternyata dibuat sendiri oleh sang ayah, Chris Aaron.
Seorang anak terlihat sedang memainkan Mario Kart Deluxe 8 di Nintendo Switch dengan menggunakan mesin simulasi balapan yang ternyata dibuat sendiri oleh sang ayah, Chris Aaron. /(IGN)

  • Menurut penelitian hampir 90 persen anak usia 5-17 tahun pernah bermain video game, baik itu konsol maupun mobile.
  • Karena kurangnya pengawasan orang tua saat anak bermain video game, anak-anak ini akan mudah meniru perilaku buruk dalam game.
  • Anak bisa menjadi korban perundungan dalam game ataupun bisa jadi pelaku perundungan itu sendiri.

SKOR.id - Menurut penelitian hampir 90 persen anak-anak usia 5-17 tahun pernah bermain video game, baik itu konsol maupun mobile.

Begitu mudahnya anak-anak mendapatkan akses bermain video game tidak lepas dari peran orangtua yang kini seperti acuh terhadap hal tersebut.

Padahal dalam bermain video game, seorang anak tidak bisa menyaring mana konten yang benar maupun konten yang salah.

Karena kurangnya pengawasan orang tua saat anak bermain video game, anak-anak ini akan mudah meniru perilaku buruk dalam game.

Baik yang dilakukan orang lain maupun dilakukan oleh konten kreator game yang sekarang mudahnya mengeluarkan umpatan-umpatan buruk.

Sehingga hal ini akan ditiru oleh anak-anak dan sangat berbahaya jika tidak ditanggulangi.

Anak bisa menjadi korban perundungan dalam game ataupun bisa jadi pelaku perundungan itu sendiri.

SKOR.id telah menghimpun bagaimana cara ajari anak hadapi bullying saat bermain game, berikut paparannya:

1. Ajari Anak Jangan Respons Bullying dengan Amarah

Jika anak dibully dalam game, sebaiknya diberitahu agar tidak membalasnya atau memberikan respons yang berlebihan.

Cukup dengan diamkan saja biasanya membuat para perundung merasa tidak mendapatkan respons yang diinginkan.

2. Blokir atau Laporkan Akun Tukang Bully Tersebut

Cara tepat menanggapi tukang bully adalah melaporkannya ke administrator atau sistem.

Beberapa game telah menyediakan tempat aduan untuk beberapa laporan seperti AFK, kata-kata umpatan, bully, dan cheat.

3. Jangan Dimasukkan Hati dan Jangan Membalas Dendam

Ilustrasi kelelahan saat bermain gim.
Ilustrasi kelelahan saat bermain gim. (Esports Healthcare)

Ajarkan anak untuk tidak miliki rasa dendam saat di-bully, karena saat anak dendam kemungkinan sang anak akan melakukan hal serupa terhadap orang lain ke depannya nanti.

Jadi sebisa mungkin ajari anak untuk berbesar hati dan tidak meladeni para tukang bully.

4. Ajari Anak untuk Tidak Memberikan Informasi Personal

Informasi personal sangatlah penting untuk dijaga dalam dunia virtual seperti dalam game.

Karena bisa saja dengan bocornya informasi personal bisa membuat orang lain yang tidak bertanggung jawab akan memanfaatkannya untuk hal tidak baik.

5. Hindarkan Anak dari Game Sementara Waktu

Guna menghindari dapatkan bullying, sewajarnya orang tua harus membatasi waktu bermain game seorang anak.

Beri anak kesibukan lain yang positif untuk bisa mengalihkan perhatiannya dari bahaya tindakan bullying.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita Fitur Esport lainnya:

5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Beli Keyboard Gaming

5 Kebiasaan Buruk yang Perlu Dihindari Saat Gunakan Laptop

  • Sumber: Parent Info
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Esports

    Kamis, 15 Juli 2021

    Manfaat Buah Alpukat untuk Gamer

    Berbagai manfaat yang bisa didapatkan gamer jika mengonsumsi buah Alpukat.

    Esports

    Kamis, 15 Juli 2021

    Bahaya Rambut Berponi untuk Gamer

    Penglihatan yang jelas menjadi salah satu kunci yang harus dimiliki seorang gamer.

    Esports

    Minggu, 18 Juli 2021

    5 Bahaya Akibat Kebiasaan Gamer yang Sering Begadang

    Deretan bahaya begadang yang sering dilakukan oleh gamer.

    Terbaru

    PUBG Mobile

    Minggu, 25 Juli 2021

    Valdus Esports Amankan Gelar Juara PMWI: East 2021

    Valdus The Murder berhasil mengamankan gelar juara PMWI: East 2021.

    Esports

    Minggu, 25 Juli 2021

    Persis Solo Rebut Gelar Juara IFeL Liga 2 2021

    Persis Solo berhasil keluar sebagai juara IFeL Liga 2 2021 usai mengalahkan Kalteng Putra di grand final.

    Esports

    Minggu, 25 Juli 2021

    5 Karakter Wanita Paling Ikonik dalam Game

    Banyak pengembang memunculkan karakter protagonis wanita untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesetaraan gender.

    Esports

    Minggu, 25 Juli 2021

    Bocoran Waktu Pelaksanaan M3 World Championship, Bakal Dimulai Bulan Desember

    Turnamen M3 World Championship disebutkan dalam situs tersebut akan digelar pada bulan Desember 2021 mendatang.

    Valorant

    Minggu, 25 Juli 2021

    5 Skin Melee Terbaik Valorant yang Tak Boleh Dilepaskan Jika Muncul di Store

    Deretan skin melee Valorant terbaik yang ada di Valorant.

    Esports

    Minggu, 25 Juli 2021

    5 Manfaat Daging Buah Kelapa untuk Gamer

    Perlu diketahui dibalik rasa nikmatnya tersebut terdapat beberapa manfaat tersembunyi daging buah kelapa.

    Esports

    Minggu, 25 Juli 2021

    Cara Mengatasi Fobia dengan Video Game

    Fobia adalah rasa ketakutan berlebih yang dialami oleh seseorang yang bisa ditimbulkan oleh suatu situasi atau penyebab tertentu.

    Mobile Legends

    Minggu, 25 Juli 2021

    Asa Baru, Aura Fire Umumkan Roster untuk MPL ID Season 8

    Dengan susunan pemain baru kali ini diharapkan mampu membalas performa balik di musim sebelumnya.

    DOTA 2

    Minggu, 25 Juli 2021

    Pemain Evil Geniuses ini Sebenarnya Ingin OG Esports Tidak Lolos TI 10

    Kewaspadaan juga bukan tanpa alasan mengingat dua The International sebelumnya Evil Geniuses selalu tunduk oleh OG Esports.

    Mobile Legends

    Minggu, 25 Juli 2021

    Geek Fam Jr Umumkan Roster untuk MDL ID Season 4

    Terdapat beberapa wajah baru yang mengisi formasi terbaru mereka kini.
    X