Alasan Agen Baru Valorant Hampir Selalu Terasa Gagal di Mata Pemain

3 September 2021, 17:00 WIB
Editor: Nezatullah Wachid Dewantara
Agen Terbaru Valorant, Kay/O
Agen Terbaru Valorant, Kay/O /(Riot Games)

  • Valorant sebagai salah satu game FPS paling diminati saat ini tentunya terus memberikan update untuk para pemainnya.
  • Salah satunya adalah dengan memperkenalkan agen-agen anyar yang bisa mengubah warna pertandingan Valorant.
  • Akan tetapi beberapa agen anyar banyak dinilai gagal dan akhirnya seperti terlupakan.

SKOR.id - Beberapa alasan agen baru Valorant terasa gagal di mata pemain.

Sudah tak dapat dipungkiri, Valorant saat ini menjadi salah satu game FPS paling populer di dunia.

Hal itu tentunya berkat berbagai elemen anyar yang diberikan Valorant.

Salah satunya adalah sistem agen yang dapat dimainkan oleh para pemain dengan kemampuan uniknya masing-masing.

Awalnya, Valorant hadir dengan 11 agen pada peluncuran resminya.

Ke-11 agen tersebut adalah Brimstone, Viper, Omen, Cypher, Sova, Sage, Phoenix, Jett, Raze, dan Breach.

Satu agen tambahan juga diperkenalkan pada peluncuran Valorant, yakni Reyna.

Baru kemudian beberapa agen anyar bermunculan untuk meramaikan pertempuran Valorant.

Agen anyar pertama yang diperkenalkan ke publik adalah sentinel asal Jerman, Killjoy.

Baru kemudian secara berurutan, agen-agen anyar lainnya menyusul, yakni Skye, Yoru, Astra, dan yang paling anyar, KAY/O.

Setiap kali agen anyar diperkenalkan antusiasme pemain untuk mencoba memang tinggi.

Akan tetapi hanya dalam waktu yang terbilang singkat, yang kemudian mereka kembali ke agen-agen yang sudah ada.

yo

Agen Valorant, Yoru.
Agen Valorant, Yoru. (Valorant)

Hanya ada beberapa agen baru yang akhirnya diterima dengan cukup baik, terbukti dari persentase dipilihnya agen-agen tersebut terutama di patch 3.00 dan seterusnya yang berjalan saat ini.

Dari agen baru tersebut, hanya Killjoy yang berhasil menembus angka 33,9 persen dipilih di pertandingan Valorant.

Sementara agen baru lainnya contohnya Skye, hanya amampu mendulang 19,7 persen.

Terburuk dipegang oleh Astra yang hanya memiliki lima persen pick rate, dan menjadi agen dengan pick rate terendah di Valorant.

Ada beberapa penyebab agen-agen tersebut gagal bersinar dibandingkan agen yang sudah ada.

Agen Valorant, Killjoy.
Agen Valorant, Killjoy. (Valorant)

Salah satunya adalah mempelajari hal-hal baru yang dibawa oleh agen anyar.

Tentu, kedatangan agen baru membuat pemain harus mempelajari menggunakannya atau melawannya.

Ketika sudah banyak yang paham bagaimana cara menangkal agen anyar tersebut, tentu sang agen menjadi tak bisa diandalkan.

Selain itu, butuh waktu bagi pemain untuk membuka potensi agen baru.

Memang, agen anyar terkadang memiliki potensi yang luar biasa dan jika berhasil dikuasai, maka pemain bisa dengan mudah memenangkan pertandingan dengan agen tersebut.

Sayangnya, hal itu butuh waktu yang tak sebentar dan ketekunan yang tinggi.

Agen Valorant, Astra.
Agen Valorant, Astra. (Valorant)

Alasan terakhir adalah perubahan tempo permainan yang dibawa ketika menggunakan agen baru.

Contoh dari kasus yang satu ini adalah Astra yang bisa dibilang memiliki tempo permainan paling lambat daripada agen-agen lainnya.

Padahal di game FPS, tempo lambat bisa sangat merugikan apalagi jika sedang dalam keadaan menyerang.

Sebab pemain bisa kehilangan waktu yang berharga yang membuat mereka akhirnya tak mampu memenangkan ronde pertandingan bahkan berakhir kalah.

Berita Valorant lainnya:

Mengapa Komposisi Agen Bisa Jadi Faktor Kunci Kemenangan di Valorant

Agen Paling Misterius Ini Cocok untuk Solo Push Rank Valorant

  • Sumber: Skor.id, Valorant, Valorbuff
  • Tag

    Video

    Komentar

    Berita Terkait

    Valorant

    Senin, 30 Agustus 2021

    Riot Games Rilis Map Anyar Valorant

    Seperti teaser map lainnya, Riot Games selalu berikan clue didalamnya.

    Valorant

    Selasa, 31 Agustus 2021

    Agen Paling Diremehkan di Valorant patch 3.00

    Deretan agen Valorant yang paling diremehkan di patch 3.00.

    Valorant

    Selasa, 31 Agustus 2021

    Mantan Pemain Profesional Valorant ini Berhasil Raih Medali Emas Paralimpiade Tokyo 2020

    Rowan Crother dikenal di skena kompetitif Valorant setelah dirinya ikut dalam turnamen LetsPlay.Live Challengers (LPL) Oceania 2020.

    Terbaru

    Valorant

    Senin, 20 September 2021

    Menang 3-0 atas Team Envy, Gambit Esports Rebut Gelar Juara Valorant Masters Berlin

    Gambit Esports memastikan gelar juara Valorant Masters Berlin usai menang telak 3-0 atas Team Envy.

    Valorant

    Minggu, 19 September 2021

    Link Live Streaming Valorant Masters Berlin: Babak Grand Final

    Pertandingan Grand Final ini sendiri sesuai jadwal akan mulai diselenggarakan pada Minggu (19/9/2021) pukul 23.00 WIB.

    Valorant

    Minggu, 19 September 2021

    Hasil Valorant Masters Berlin Hari Kesembilan: Team Envy Tantang Gambit Esports di Final

    Team Envy dan Gambit Esports sama-sama mengalahkan lawan-lawannya di semifinal dengan skor 2-0.

    Valorant

    Sabtu, 18 September 2021

    Link Live Streaming Valorant Masters Berlin: Hari Kedelapan

    Pertandingan semifinal ini sendiri sesuai jadwal akan mulai diselenggarakan pada Sabtu (18/9/2021) pukul 23.00 WIB.

    Valorant

    Sabtu, 18 September 2021

    Hasil Valorant Masters Berlin Hari Kedelapan: Dikalahkan Team Envy, Sentinels Tersingkir

    Sang juara bertahan dari VCT Masters Reykjavik yaitu Sentinels harus tersingkir setelah dikalahkan Team Envy 2-0.

    Valorant

    Jumat, 17 September 2021

    Hasil Valorant Masters Berlin Hari Ketujuh: Tiga Tim Pastikan Tempat di Babak Playoff

    Hasilnya Gambit Esports, Acend, dan Sentinels sama-sama meraih kemenangan untuk memastikan langkahnya ke babak playoff.

    Valorant

    Kamis, 16 September 2021

    5 Aksi Unik Para Pemain saat Entrance di VCT 2021 Masters Berlin

    Mulai dari memakai bendera kebangsaan masing-masing hingga selebrasi ikonik khas anime juga diperlihatkan saat entrance.

    Valorant

    Kamis, 16 September 2021

    Hasil Valorant Masters Berlin Hari Keenam: Akhir Perjalanan Player Indonesia

    Hasilnya SuperMassive Blaze, G2, dan KRU Esports sama-sama berhasil mengantongi kemenangan.

    Valorant

    Rabu, 15 September 2021

    Pentingnya Sekolah bagi F0rsaken Disela Ketatnya Kompetisi VCT 2021 Masters Berlin

    Hal ini terlihat dari jadwal tersebut tim Paper Rex tentu sangat memperhatikan pendidikan dari pemainnya.

    Valorant

    Rabu, 15 September 2021

    Hasil Valorant Masters Berlin Hari Kelima: G2 ke Playoff

    Deretan hasil hari kelima gelaran Valorant Masters Berlin.
    X