FBI Investigasi Adanya Dugaan Pengaturan Skor pada Kompetisi CS:GO di Amerika Utara

8 April 2021, 19:40 WIB
Gim besutan Valve, Counter-Strike: Global Offensive (CS: GO). /(CS:GO)
Penulis: Apriliandi Damar Priyambodo
Editor: Gangga Basudewa

  • FBI sedang melakukan investigasi atas kecurangan yang dilakukan oleh para profesional player CS:GO.
  • Kecurangan yang dilakukan berupa taruhan yang dilakukan oleh para pemain profesional yang bersangkutan dengan kegiatan pengaturan skor.
  • Komisioner ESIC Ian Smith mengatakan sudah bekerja sama dengan FBI untuk melakukan investigasi terhadap indikasi kecurangan ini.

SKOR - Kabar kurang menyenangkan terkait kecurangan di dunia esport datang dari ajang kompetisi CS:GO di Amerika Utara.

FBI sedang melakukan investigasi atas kecurangan yang dilakukan oleh para profesional player di ajang Mountain Dew League.

Mountain Dew League, adalah sebuah kompetisi CS:GO amatir yang dibuat oleh ESL dan ESEA dimana pemenangnya akan lolos kualifikasi untuk ESL Pro League.

 

Kecurangan yang dilakukan adalah berupa taruhan yang dilakukan oleh para pemain profesional yang bersangkutan dengan kegiatan pengaturan skor.

"Kita telah bekerja sama dengan FBI untuk melakukan investigasi terhadap kecurangan yang telah berlangsung lama di MDL Amerika Utara, ujar Komisioner ESIC (Esport Integrity Commission), Ian Smith.

"Bisa diindikasikan bahwa ini adalah bentuk pengaturan skor klasik, dimana para pro player disuap oleh suatu sindikat untuk melakukan pengaturan skor, ini telah berlangsung lama dan terorganisir."

"Jadi kita menggandeng FBI yang lebih paham dalam investigasi perjudian dalam olahraga, namun mereka belum terlalu berpengalaman dalam hal pengaturan skor dalam esport, ini akan jadi hal yang fundamental," kata Ian Smith.

Salah satu map terbaru CS:GO, Mutiny. (Valve)

Sebenarnya pada Januari lalu ESIC telah menjatuhkan hukuman kepada 35 pemain CS:GO dari Australia atas tuduhan melanggar Anti-Corruption Code.

Ian Smith menambahkan, "Saya optimis ini akan segera viral dalam beberapa hari atau minggu".

Sanksi yang dijatuhkan beragam, mulai dari larangan ikut turnamen selama 12 bulan hingga yang paling berat adalah 60 bulan.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

 

Berita Esport Lainnya:

Klasemen PMPL Indonesia Season 3 Hari Pertama Weekdays Pekan Ketiga, EVOS Was-was

PUBG Mobile Resmi Jatuhkan Hukuman Seumur Hidup untuk Eks Player Bonafide Esport, Rewind

Tag

Berita Terkait

Latest