Mengenal Cedera Atlet Esport: Cubital Tunnel Syndrome

14 Juni 2021, 17:40 WIB
Editor: Gangga Basudewa
Ilustrasi Cubital Tunnel Syndrome.
Ilustrasi Cubital Tunnel Syndrome. /(Esports Healthcare)

  • Menjadi seorang atlet esport profesional merupakan salah satu impian baru bagi para gamer.
  • Meski begitu, seorang atlet esport profesional juga memiliki resiko untuk mengalami cedera yang bahkan bisa mengancam karir mereka.
  • Salah satunya adalah cedera pergelangan tangan, yakni Cubital Tunnel Syndrome.

SKOR.id - Mengenal cedera atlet esport profesional, Cubital Tunnel Syndrome, dari penyebab hingga penyembuhan.

Atlet esport profesional belakangan ini semakin disorot.

Pasalnya dengan semakin populernya industri esport, semakin banyak gamer yang bercita-cita menjadi atlet esport profesional.

Hal itu disebabkan oleh berbagai kenyamanan yang menjanjikan sebagai atlet esport profesional.

Mulai dari gaji, bonus, popularitas, dan masih banyak yang lain.

Faktor lain yang membuat banyak orang mulai melirik atlet esport sebagai salah satu profesi yang menggiurkan adalah minimnya cedera yang dialami.

Memang, atlet esport tak melakukan kontak langsung dengan pemain lawan atau melakukan banyak pergerakan fisik saat pertandingan yang bisa menyebabkan berbagai cedera.

Akan tetapi, rupanya atlet esport juga tak benar-benar terhindar dari resiko cedera.

Salah satu cedera yang awam terjadi di dunia esport adalah Cubital Tunnel Syndrome.

Cubital Tunnel Syndrome adalah iritasi saraf ulnaris di dalam Cubital Tunnel di area siku, area ini juga dikenal sebagai "funny bone".

Cubital Tunnel Syndrome lebih banyak terjadi pada gamer konsol karena posisi tangan dan lengan saat menggenggam controller.

Ilustrasi Cubital Tunnel Syndrome.
Ilustrasi Cubital Tunnel Syndrome. (Esports Healtcare)

Jika Anda seorang gamer konsol, Anda lebih beresiko mengalami Cubital Tunnel Syndrome jika Anda menyandarkan siku di lutut atau di sandaran tangan kursi.

Tanda ketika skorer mengalami Cubital Tunnel Syndrome adalah mengalami mati rasa atau sensasi geli di area otot yang terdampak.

Biasanya sensasi tersebut pertama kali muncul di jari kelingking dan manis.

Selain itu kemampuan skorer untuk menggerakkn kedua jari tersebut juga akan melemah seiring pberjalannya waktu.

Cara untuk mengatasi Cubital Tunnel Syndrome adalah dengan memperbaiki posisi bermain dengan lebih ergonomis.

Selain itu beberapa terapi bisa dilakukan seperti memijat bagian pergelangan tangan bawah, jari, dan bagian-bagian otot yang terdampak.

Ada pula terapi panas yang kemudian diikuti dengan terapi dingin yang bisa membuat otot menjadi rileks.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita fitur esport lainnya:

Mengenal Healthy Gameplay System dari Tencent yang Ada di PUBG Mobile

Pentingnya Ngemil untuk Gamer

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Esports

Jumat, 11 Juni 2021

Manfaat Meditasi untuk Pemain Esport Profesional

Seorang atlet esport profesional mentalnya akan lebih siap menghadapi suatu turnamen.

Esports

Sabtu, 12 Juni 2021

Mengenal Jenis Cedera Atlet Esport: Console Elbow

Mengenal cedera atlet esport profesional, Console Elbow, dari penyebab hingga penyembuhan.

Esports

Sabtu, 12 Juni 2021

Pentingnya Tidur Bagi Gamer

Fungsi penting dari tidur bagi gamer.

Terbaru

Esports

Kamis, 5 Agustus 2021

Rachel Florencia Jadi Brand Ambassador EVOS Esports

Rachel Florencia resmi ditunjuk sebagai Brand Ambassador (BA) anyar EVOS Esports.

Esports

Kamis, 5 Agustus 2021

Turnamen Esport untuk Dukung Komunitas Gamer Siap Digelar

Kompetisi IndiHome MabarKuy Indonesia 2021 ini akan menggelar kompetisi Free Fire, Point Blank dan AyoDance.

Mobile Legends

Kamis, 5 Agustus 2021

MPL Indonesia Gandeng Baim Wong sebagai Brand Ambassador

Mobile Premier League (MPL), platform eSport terbesar di Asia Tenggara, hari ini resmi mengumumkan penunjukan Baim Wong, figur publik dan pro player sebagai brand ambassador MPL Indonesia.

PUBG Mobile

Kamis, 5 Agustus 2021

Resmi, Ini Tanggal Bergulirnya PMPL Indonesia Season 4

Kepastian kapan dimulainya PMPL Indonesia season 4 akhirnya terungkap.

Wild Rift

Kamis, 5 Agustus 2021

Enam Sembilan Esports Umumkan Kehadiran Tim LoL: Wild Rift

Enam Sembilan Esports resmi terjun ke dunia kompetitif LoL: Wild Rift.

Esports

Kamis, 5 Agustus 2021

Daftar Perubahan Apex Legends Musim Ke-10, Emergence

Deretan perubahan yang hadir di musim ke-10 Apex Legends, Emergence.

Free Fire

Kamis, 5 Agustus 2021

Raih Emas, Greysia/Apriyani Dapatkan Suplai Diamond Gratis Seumur Hidup dari Free Fire

Atlet Bulu Tangkis Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, tak perlu lagi bingung untuk dapatkan diamond Free Fire.

PUBG Mobile

Kamis, 5 Agustus 2021

Transfer PUBG Mobile: Audry Resmi Berlabuh ke Livescape

Livescape kembali mengumumkan kedatangan pemain anyar jelang PMPL Indonesia season 4.

Free Fire

Rabu, 4 Agustus 2021

Usai Kolaborasi dengan McLaren, Free Fire Jalin Kerja Sama dengan DVLM

Free Fire tak kendor jalin kerja sama global dengan DJ internasional.

Mobile Legends

Rabu, 4 Agustus 2021

Pelatih EVOS Legend, Zeys, Bocorkan Pemain Favoritnya di MPL PH

Kelra adalah salah satu favorit gold laner favoritnya di MPL PH.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X