Mengenal Jenis Cedera Atlet Esport: Deep Vein Trombosis

29 Juni 2021, 22:30 WIB
Editor: Nezatullah Wachid Dewantara
Ilustrasi bermain gim
Ilustrasi bermain gim /(The Conversation)

  • Menjadi seorang atlet esport profesional merupakan salah satu impian baru bagi para gamer.
  • Meski begitu, seorang atlet esport profesional juga memiliki risiko untuk mengalami cedera yang bahkan bisa mengancam karir mereka.
  • Salah satunya adalah cedera yang berpotensi sangat membahayakan, yakni Deep Vein Trombosis

SKOR.id - Mengenal cedera atlet esport profesional, Deep Vein Trombosis, dari penyebab hingga penyembuhan,

Atlet esport profesional belakangan ini semakin disorot.

Pasalnya dengan semakin populernya industri esport, semakin banyak gamer yang bercita-cita menjadi atlet esport profesional.

Hal itu disebabkan oleh berbagai kenyamanan yang menjanjikan sebagai atlet esport profesional.

Mulai dari gaji, bonus, popularitas, dan masih banyak yang lain.

Faktor lain yang membuat banyak orang mulai melirik atlet esport sebagai salah satu profesi yang menggiurkan adalah minimnya cedera yang dialami.

Memang, atlet esport tak melakukan kontak langsung dengan pemain lawan atau melakukan banyak pergerakan fisik saat pertandingan yang bisa menyebabkan berbagai cedera.

Akan tetapi, rupanya atlet esport juga tak benar-benar terhindar dari risiko cedera.

Salah satu cedera yang bisa terjadi di dunia esport adalah Deep Vein Trombosis.

Deep vein thrombosis adalah pembentukan gumpalan di area pembuluh darah bagian dalam yang paling sering di tungkai bawah.

Ini dapat terjadi pada gamer karena kurangnya gerakan selama sesi permainan dan/atau streaming yang panjang.

Kurangnya gerakan dapat menyebabkan aliran darah di kaki menjadi stagnan, dan akhirnya memicu pembentukan pembekuan.

Jika gumpalan yang disebut trombus tersebut terbentuk di pembuluh darah dalam di kaki bagian bawah, gumpalan itu akhirnya bisa terlepas.

Ada beberapa gejala yang dapat dilihat dari gamer yang terkena deep vein trombosis, yang pertama adalah pembengkakan yang terjadi di area kaki.

Ilustrasi Deep Vein Thrombosis.
Ilustrasi Deep Vein Thrombosis. (Sonas Home Health)

Kemudian adanya perubahan warna kulit menjadi pucat atau bahkan membiru.

Gejala lainnya adalah timbulnya sensasi dingin, mati rasa, atau geli di area kaki.

Lalu kaki serasa lebih lemah dari biasanya dan mudah lelah saat digunakan.

Terakhir adalah timbulnya rasa sakit atau seperti ditekan di area yang terdampak.

Deep vein trombosis bisa dibilang adalah salah satu gangguan kesehatan yang sangat berbahaya.

Pasalnya deep vein trombosis bisa mengakibatkan berbagai penyakit lain seperti ngangguan jantung, hati, hingga paru-paru.

Jalan medis adalah satu-satunya cara untuk memulihkan deep vein trombosis.

Orang yang terkena deep vein trombosis mungkin mendapat suntikan obat antikoagulan (pengencer darah) yang disebut heparin.

Selain itu cara lain untuk memulihkan deep vein trombosis adalah dengan melakukan pembedahan.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita fitur esport lainnya:

Mengenal Cedera Atlet Esport: Sacroiliac Joint Dysfunction

Bingung Cara Membersihkan Keyboard Gaming? Ini 5 Langkahnya

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Esports

Selasa, 22 Juni 2021

Mengenal Jenis Cedera Atlet Esport: Sciatica

Mengenal cedera atlet esport profesional, Sciatica, dari penyebab hingga penyembuhan.

Esports

Jumat, 25 Juni 2021

Mengenal Jenis Cedera Atlet Esport: Upper Crossed Syndrome

Mengenal cedera atlet esport profesional, upper crossed syndrome, dari penyebab hingga penyembuhan.

Esports

Minggu, 27 Juni 2021

Mengenal Jenis Cedera Atlet Esport: Lower Crossed Syndrome

Mengenal cedera atlet esport profesional, lower crossed syndrome, dari penyebab hingga penyembuhan.

Terbaru

Esports

Kamis, 5 Agustus 2021

Rachel Florencia Jadi Brand Ambassador EVOS Esports

Rachel Florencia resmi ditunjuk sebagai Brand Ambassador (BA) anyar EVOS Esports.

Esports

Kamis, 5 Agustus 2021

Turnamen Esport untuk Dukung Komunitas Gamer Siap Digelar

Kompetisi IndiHome MabarKuy Indonesia 2021 ini akan menggelar kompetisi Free Fire, Point Blank dan AyoDance.

Mobile Legends

Kamis, 5 Agustus 2021

MPL Indonesia Gandeng Baim Wong sebagai Brand Ambassador

Mobile Premier League (MPL), platform eSport terbesar di Asia Tenggara, hari ini resmi mengumumkan penunjukan Baim Wong, figur publik dan pro player sebagai brand ambassador MPL Indonesia.

PUBG Mobile

Kamis, 5 Agustus 2021

Resmi, Ini Tanggal Bergulirnya PMPL Indonesia Season 4

Kepastian kapan dimulainya PMPL Indonesia season 4 akhirnya terungkap.

Wild Rift

Kamis, 5 Agustus 2021

Enam Sembilan Esports Umumkan Kehadiran Tim LoL: Wild Rift

Enam Sembilan Esports resmi terjun ke dunia kompetitif LoL: Wild Rift.

Esports

Kamis, 5 Agustus 2021

Daftar Perubahan Apex Legends Musim Ke-10, Emergence

Deretan perubahan yang hadir di musim ke-10 Apex Legends, Emergence.

Free Fire

Kamis, 5 Agustus 2021

Raih Emas, Greysia/Apriyani Dapatkan Suplai Diamond Gratis Seumur Hidup dari Free Fire

Atlet Bulu Tangkis Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, tak perlu lagi bingung untuk dapatkan diamond Free Fire.

PUBG Mobile

Kamis, 5 Agustus 2021

Transfer PUBG Mobile: Audry Resmi Berlabuh ke Livescape

Livescape kembali mengumumkan kedatangan pemain anyar jelang PMPL Indonesia season 4.

Free Fire

Rabu, 4 Agustus 2021

Usai Kolaborasi dengan McLaren, Free Fire Jalin Kerja Sama dengan DVLM

Free Fire tak kendor jalin kerja sama global dengan DJ internasional.

Mobile Legends

Rabu, 4 Agustus 2021

Pelatih EVOS Legend, Zeys, Bocorkan Pemain Favoritnya di MPL PH

Kelra adalah salah satu favorit gold laner favoritnya di MPL PH.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X