Mengenal Jenis Cedera Atlet Esport: Sciatica

22 Juni 2021, 15:40 WIB
Editor: Nezatullah Wachid Dewantara
Ilustrasi bermain gim di smartphone.
Ilustrasi bermain gim di smartphone. /(Screen Post/Pexels)

  • Menjadi seorang atlet esport profesional merupakan salah satu impian baru bagi para gamer.
  • Meski begitu, seorang atlet esport profesional juga memiliki resiko untuk mengalami cedera yang bahkan bisa mengancam karir mereka.
  • Salah satunya adalah cedera bagian bawah tubuh, Sciatica.

SKOR.id - Mengenal cedera atlet esport profesional, Sciatica, dari penyebab hingga penyembuhan.

Atlet esport profesional belakangan ini semakin disorot.

Pasalnya dengan semakin populernya industri esport, semakin banyak gamer yang bercita-cita menjadi atlet esport profesional.

Hal itu disebabkan oleh berbagai kenyamanan yang menjanjikan sebagai atlet esport profesional.

Mulai dari gaji, bonus, popularitas, dan masih banyak yang lain.

Faktor lain yang membuat banyak orang mulai melirik atlet esport sebagai salah satu profesi yang menggiurkan adalah minimnya cedera yang dialami.

Memang, atlet esport tak melakukan kontak langsung dengan pemain lawan atau melakukan banyak pergerakan fisik saat pertandingan yang bisa menyebabkan berbagai cedera.

Akan tetapi, rupanya atlet esport juga tak benar-benar terhindar dari resiko cedera.

Salah satu cedera yang awam terjadi di dunia esport adalah Sciatica atau yang juga disebut dengan Piriformis Syndrome.

Ilustrasi Sciatica.
Ilustrasi Sciatica. (Esports Healthcare)

Sciatica adalah cedera yang disebabkan oleh iritasi langsung pada saraf skiatik, terutama di bagian belakang paha dan kaki.

Saraf skiatik paling sering teriritasi oleh otot piriformis, otot pinggul yang keluar dari panggul melalui lubang yang sama dengan saraf skiatik.

Bagi para gamer, Sciatica biasanya terjadi akibat terlalu lama duduk dan diperparah dengan postur tubuh yang buruk.

Kondisi lain yang menyebabkan gejala Sciatica adalah terjepitnya akar saraf tulang belakang.

Kondisi ini juga dikenal sebagai lumbar radiculopathy dan dapat muncul dengan pola nyeri yang mencerminkan Sciatica.

Namun, Sciatica yang sebenarnya adalah tekanan langsung dari saraf skiatik di daerah gluteal.

Ilustrasi saraf skiatik (kunin) yang terjepit otot piriformis.
Ilustrasi saraf skiatik (kunin) yang terjepit otot piriformis. (Esports Healthcare)

Ada beberapa gejala yang timbul apabila seorang atlet esport atau gamer pada umumnya terserang Sciatica.

Gejala paling awam adalah timbulnya rasa sakit di bagian bokong hingga tulang belakang bagian bawah.

Gejala lainnya adalah timbulnya sensasi mati rasa, nyeri yang menusuk, dan atau menggelitik.

Gejala-gejala tersebut akan diikuti oleh sulitnya meregangkan lutut atau area sendi di bagian pergelangan kaki.

Ada beberapa cara untuk memulihkan Sciatica, salah satunya dengan berbagai terapi.

Beberapa terapi tersebut seperti terapi panas, latihan Therapeutic, Peregangan relaksasi pasca-isometrik otot piriformis, Teknik terapi manual (misalnya, pelepasan tekanan) otot piriformis, dan masih banyak lagi.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita fitur esport lainnya:

Cara Mudah Menjaga Kebersihan Headset Gaming

Manfaat Game RPG untuk Tumbuh Kembang Anak

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Free Fire

Minggu, 20 Juni 2021

Tips Menggunakan M1887 di Free Fire dengan Baik dari AURA Vader

Berikut ini tips menggunakan M1887 di Free Fire dengan baik dari rusher AURA Ignite, Vader.

Esports

Minggu, 20 Juni 2021

Cybersickness saat Bermain Video Game: Kenali Gejala, Penyebab, dan Pengobatannya

Jika seseorang pernah merasakan sedikit pusing atau mual saat melakukan kegiatan online seperti bermain gim atau media sosial.

Mobile Legends

Minggu, 20 Juni 2021

Tips Item Roam dan Jungle Terbaru Mobile Legends Patch Terbaru

Berikut ini adalah tips terbaru menggunakan item Roam dan Jungle di Mobile Legends.

Terbaru

PUBG Mobile

Minggu, 25 Juli 2021

Valdus Esports Amankan Gelar Juara PMWI: East 2021

Valdus The Murder berhasil mengamankan gelar juara PMWI: East 2021.

Esports

Minggu, 25 Juli 2021

Persis Solo Rebut Gelar Juara IFeL Liga 2 2021

Persis Solo berhasil keluar sebagai juara IFeL Liga 2 2021 usai mengalahkan Kalteng Putra di grand final.

Esports

Minggu, 25 Juli 2021

5 Karakter Wanita Paling Ikonik dalam Game

Banyak pengembang memunculkan karakter protagonis wanita untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesetaraan gender.

Esports

Minggu, 25 Juli 2021

Bocoran Waktu Pelaksanaan M3 World Championship, Bakal Dimulai Bulan Desember

Turnamen M3 World Championship disebutkan dalam situs tersebut akan digelar pada bulan Desember 2021 mendatang.

Valorant

Minggu, 25 Juli 2021

5 Skin Melee Terbaik Valorant yang Tak Boleh Dilepaskan Jika Muncul di Store

Deretan skin melee Valorant terbaik yang ada di Valorant.

Esports

Minggu, 25 Juli 2021

5 Manfaat Daging Buah Kelapa untuk Gamer

Perlu diketahui dibalik rasa nikmatnya tersebut terdapat beberapa manfaat tersembunyi daging buah kelapa.

Esports

Minggu, 25 Juli 2021

Cara Mengatasi Fobia dengan Video Game

Fobia adalah rasa ketakutan berlebih yang dialami oleh seseorang yang bisa ditimbulkan oleh suatu situasi atau penyebab tertentu.

Mobile Legends

Minggu, 25 Juli 2021

Asa Baru, Aura Fire Umumkan Roster untuk MPL ID Season 8

Dengan susunan pemain baru kali ini diharapkan mampu membalas performa balik di musim sebelumnya.

DOTA 2

Minggu, 25 Juli 2021

Pemain Evil Geniuses ini Sebenarnya Ingin OG Esports Tidak Lolos TI 10

Kewaspadaan juga bukan tanpa alasan mengingat dua The International sebelumnya Evil Geniuses selalu tunduk oleh OG Esports.

Mobile Legends

Minggu, 25 Juli 2021

Geek Fam Jr Umumkan Roster untuk MDL ID Season 4

Terdapat beberapa wajah baru yang mengisi formasi terbaru mereka kini.
X