Mengenal Jenis Cedera Atlet Esport: Thoracic Outlet Syndrome

19 Juni 2021, 13:30 WIB
Editor: Nezatullah Wachid Dewantara
Ilustrasi Thoracic Outlet Syndrome.
Ilustrasi Thoracic Outlet Syndrome. /(Esports Healthcare)

  • Menjadi seorang atlet esport profesional merupakan salah satu impian baru bagi para gamer.
  • Meski begitu, seorang atlet esport profesional juga memiliki resiko untuk mengalami cedera yang bahkan bisa mengancam karir mereka.
  • Salah satunya adalah cedera bagian atas tubuh, Thoracic Outlet Syndrome.

SKOR.id - Mengenal cedera atlet esport profesional, Thoracic Outlet Syndrome, dari penyebab hingga penyembuhan.

Atlet esport profesional belakangan ini semakin disorot.

Pasalnya dengan semakin populernya industri esport, semakin banyak gamer yang bercita-cita menjadi atlet esport profesional.

Hal itu disebabkan oleh berbagai kenyamanan yang menjanjikan sebagai atlet esport profesional.

Mulai dari gaji, bonus, popularitas, dan masih banyak yang lain.

Faktor lain yang membuat banyak orang mulai melirik atlet esport sebagai salah satu profesi yang menggiurkan adalah minimnya cedera yang dialami.

Memang, atlet esport tak melakukan kontak langsung dengan pemain lawan atau melakukan banyak pergerakan fisik saat pertandingan yang bisa menyebabkan berbagai cedera.

Akan tetapi, rupanya atlet esport juga tak benar-benar terhindar dari resiko cedera.

Salah satu cedera yang awam terjadi di dunia esport adalah Thoracic Outlet Syndrome.

Thoracic Outlet Syndrome terjadi ketika ada penjepitan pada saraf atau pembuluh darah di daerah antara klavikula (tulang selangka) dan tulang rusuk di ruang antara leher dan sendi bahu.

Thoracic Outlet Syndrome pada gamer sering kali disebabkan oleh postur tubuh yang buruk, salah satunya membungkuk ke depan di kursi mereka dan bersandar ke layar saat bermain gim.

Ilustrasi postur yang buruk saat bermain gim.
Ilustrasi postur yang buruk saat bermain gim. (Esports Healthcare)

Kondisi lain yang dapat menyebabkan Thoracic Outlet Syndrome adalah Upper Crossed Syndrome.

Ada beberapa gejala yang terjadi bila skorer terkena Thoracic Outlet Syndrome, yakni timbulnya sensasi mati rasa, menggelitik, hingga nyeri di beberapa titik dari pundah hingga ujung jari.

Kemudian munculnya pelemahan di area pundak hingga ujung jari yang ditandai dengan lebih mudah lelahnya tangan meski melakukan aktivitas normal.

Jika sudah semakin parah, gejala yang terjadi bisa saja berupa pengurangan massa otot atau ukuran tangan.

Selain itu juga area pundak hingga ujung jari akan berubah warna menjadi pucat atau membiru dan terasa dingin ketika disentuh.

Ilustrasi Thoracic Outlet Syndrome.
Ilustrasi Thoracic Outlet Syndrome. (Esports Healthcare)

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan sebagai pencegahan, namun yang paling simpel jelas memperbaiki postur saat bermain gim.

Selain itu biasakan pemanasan agar otot-otot lebih rileks dan tak mudah lelah ketika melakukan aktivitas.

Untuk bisa pulih dari Thoracic Outlet Syndrome, skorer bisa melakukan beberapa gerakan.

Gerakan pertama adalah Scalene Activation, yaitu dengan memiringkan kepala ke kiri dan kanan secara perlahan.

Kemudian ada beberapa gerakan lain seperti Scalene Stretch, Pectoralis Minor Activation, hingga Pectoralis Minor Stretch.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita fitur esport lainnya:

Waspada Sejumlah Bahaya yang Ditimbulkan Radiasi Hp Akibat Lama Bermain Game

Cara Mengatasi Telapak Tangan yang Berkeringat Saat Bermain Game

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Esports

Rabu, 16 Juni 2021

5 Gerakan Pemanasan Sebelum Gamer Terjun ke Dunia Virtual

Deretan gerakan pemanasan untuk para gamer agar terhindar dari cedera.

Bugar

Kamis, 17 Juni 2021

Hindari Makanan Ini untuk Tetap Jaga Kesehatan Mata Seorang Gamer

Berikut ini adalah beberapa olahan makanan yang memiliki dampak baik dan buruk bagi mata.

Esports

Kamis, 17 Juni 2021

3 Alasan Minuman Bersoda Tidak Baik untuk Gamer

Minuman berkarbonasi atau soda tidak baik untuk dikonsumsi secara berlebihan oleh para atlet esport dan juga apara gamer.

Terbaru

Wild Rift

Senin, 2 Agustus 2021

Belletron Icy Juara Queen of Rift Usai Kalahkah Tim Thailand Lorem Ipsum

Queen of Rift, kejuaraan Wild Rift putri pertama yang telah digelar oleh Team Fight ID dan telah bergulir pada bulan Juli 2021.

Valorant

Senin, 2 Agustus 2021

Lima Tim Pastikan Tempat di Babak Utama VCT 2021 Indonesia Stage 3 Challengers 3

Terdapat 5 tim yang berhasil lolos menuju ke babak utama VCT 2021 Indonesia Stage 3 Challengers 3.

Mobile Legends

Senin, 2 Agustus 2021

Dewa United Esports Resmi Umumkan Roster untuk MDL ID Season 4

Dari susunan roster yang diumumkan tidak banyak perubahan yang dilakukan Dewa United Esports untuk menghadapi MDL ID Season 4.

Esports

Senin, 2 Agustus 2021

IFeL Dikabarkan Bakal Kolaborasi dengan RANS Entertainment

Jika melihat keterangan dalam akun Instagram-nya, Raffi Ahmad berkeinginan untuk membeli saham IFeL

Valorant

Senin, 2 Agustus 2021

Alter Ego Celeste Juara VCT Game Changers SEA: FSL Open V Playoffs

Tim Valorant wanita asal Indonesia, Alter Ego Celeste, kembali berhasil menjadi juara di VCT Game Changers SEA: FSL Open V Playoffs.

PUBG Mobile

Senin, 2 Agustus 2021

Transfer PUBG Mobile: Ditinggal uHigh, Team Secret Resmi Rekrut Kid dari Todak

Pengumuman ini pertama kali dirilis di akun Facebook Team Secret pada Minggu (1/8/2021) waktu setempat.

Esports

Minggu, 1 Agustus 2021

Asal Muasal Game Dinosaurus Google, Berikan Batas Waktu Bermain Sampai 17 Juta Tahun!

Batas waktu yang diberikan untuk mengakhiri game ini adalah 17 juta tahun.

Free Fire

Minggu, 1 Agustus 2021

Free Fire Berikan Jota Buff di Update Bulan Agustus

Jota adalah karakter Free Fire asal Indonesia yang cukup baik saat digunakan sebagai Rusher.

Esports

Minggu, 1 Agustus 2021

Game Pac-Man, Terinspirasi dari Pizza dan Popeye

Alasan penggantian nama dalam game ini sebenarnya sangatlah sederhana.

Wild Rift

Minggu, 1 Agustus 2021

Aturan Tegas Riot Games Buat Valdus Esports Didiskualifikasi dari Ajang Wild Rift di Thailand

9199218, sebuah tim yang kemudian diakuisisi oleh Valdus Esports resmi didiskualifikasi dari ESL Mobile Open 2021 Fall.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X