Mengenal Jenis Cedera Atlet Esport: Upper Crossed Syndrome

25 Juni 2021, 15:45 WIB
Editor: Nezatullah Wachid Dewantara
Ilustrasi Upper Crossed Syndrome.
Ilustrasi Upper Crossed Syndrome. /(The Body Posture)

  • Menjadi seorang atlet esport profesional merupakan salah satu impian baru bagi para gamer.
  • Meski begitu, seorang atlet esport profesional juga memiliki resiko untuk mengalami cedera yang bahkan bisa mengancam karir mereka.
  • Salah satunya upper crossed syndrome yang merupakan cedera akibat postur tubuh yang buruk

SKOR.id - Mengenal cedera atlet esport profesional, upper crossed syndrome, dari penyebab hingga penyembuhan.

Atlet esport profesional belakangan ini semakin disorot.

Pasalnya dengan semakin populernya industri esport, semakin banyak gamer yang bercita-cita menjadi atlet esport profesional.

Hal itu disebabkan oleh berbagai kenyamanan yang menjanjikan sebagai atlet esport profesional.

Mulai dari gaji, bonus, popularitas, dan masih banyak yang lain.

Faktor lain yang membuat banyak orang mulai melirik atlet esport sebagai salah satu profesi yang menggiurkan adalah minimnya cedera yang dialami.

Memang, atlet esport tak melakukan kontak langsung dengan pemain lawan atau melakukan banyak pergerakan fisik saat pertandingan yang bisa menyebabkan berbagai cedera.

Akan tetapi, rupanya atlet esport juga tak benar-benar terhindar dari resiko cedera.

Salah satu cedera yang awam terjadi di dunia esport adalah upper crossed syndrome.

Upper crossed syndrome adalah ketidakseimbangan postural yang terjadi pada otot punggung atas, skapula, dan sendi bahu. Kondisi ini sering disebabkan oleh duduk terlalu lama dan akan diperburuk oleh postur tubuh yang buruk.

Saat duduk, beberapa otot tertahan dalam posisi memendek atau posisi yang mulai tertahan. Pada saat yang sama, otot-otot lain terjebak dalam posisi memanjang, dan otot-otot ini menjadi lemah atau terhambat.

Dalam upper crossed syndrome, setidaknya ada tiga otot yang terpengaruh, yakni otot punggung, leher, dan pundak.

Ilustrasi Upper Crossed Syndrome.
Ilustrasi Upper Crossed Syndrome. (Esports Healthcare)

Ada tiga otot punggung yang mengalami perubahan akibat upper crossed syndrome, yakni trapezius atas, bawah, dan serratus anterior.

Tiga otot leher juga terpengaruh akibat cedera ini, yakni levator scapula, sternocleidomastoid, dan flexor leher dalam.

Sedangkan hanya ada satu otot pundak yang terpengaruh, yakni pectoralis major.

Ada beberapa hal yang membuat atlet esport dan gamer pada umumnya dapat mengenali gejala upper crossed syndrom.

Gejala pertama adalah adanya ketidak seimbangan otot yang terjadi akibat pectoralis major, sternocleidomastoid, \trapezius atas, levator scapula yang menebal.

Kemudian trapezius bawah, flexor leher dalam, dan serratus anterior melemah atau terhambat.

Selain itu gejala yang dialami adalah ketidakseimbangan postur yang ditunjukkan dengan perubahan bentuk tubuh, seperti pundak yang maju dan terangkat, juga Anterior head carriage yang ikut maju.

Beberapa gejala lain yang timbul adalah sakit di bagia leher, pundak, pergerakan yang berkurang di area pundak, punggung bagian tengah, serta leher, dan rasa tebal atau tak nyaman saat menggerakkan leher atau pundak.

Ada beberapa cara untuk memulihkan upper crossed syndrome, mulai dari yang paling sederhana adalah hindari duduk terlalu lama.

Kemudian ketika duduk, usahakan postur tubuh selalu ideal untuk mengurangi gejala-gejala yang sudah disebutkan.

cara-cara lain untuk memulihkan upper crossed syndrome adalah dengan melakukan yoga, pergi ke Chiropractic, atau melakukan olahraga yang semuanya bertujuan untuk mengembalikan postur tubuh ideal.

Ikuti juga InstagramFacebookYouTube, dan Twitter dari Skor Indonesia.

Berita fitur esport lainnya:

Mengenal Cedera Atlet Esport: Cubital Tunnel Syndrome

Mengenal Jenis Cedera Atlet Esport: Sciatica

Tag

Video

Komentar

Berita Terkait

Esports

Kamis, 24 Juni 2021

Gim Final Fantasy 7 Remake Hapus Adegan Pole Dancing karena Rating

Final Fantasy 7 Remake seperti lahir kembali karena beberapa perubahannya.

Esports

Kamis, 24 Juni 2021

Call of Duty: Mobile Season 5 Angkat Tema Deep Water

Season kelima ini rencananya akan dimulai pada tanggal 29 Juni 2021 mendatang pada pukul 19.00 WIB.

Esports

Kamis, 24 Juni 2021

Cara Mengurangi Efek Radiasi pada Handphone Bagian 2

Dengan tingginya intensitas untuk menggunakan smartphone atau handphone maka hal ini akan sulit untuk dilakukan.

Terbaru

Esports

Kamis, 5 Agustus 2021

Rachel Florencia Jadi Brand Ambassador EVOS Esports

Rachel Florencia resmi ditunjuk sebagai Brand Ambassador (BA) anyar EVOS Esports.

Esports

Kamis, 5 Agustus 2021

Turnamen Esport untuk Dukung Komunitas Gamer Siap Digelar

Kompetisi IndiHome MabarKuy Indonesia 2021 ini akan menggelar kompetisi Free Fire, Point Blank dan AyoDance.

Mobile Legends

Kamis, 5 Agustus 2021

MPL Indonesia Gandeng Baim Wong sebagai Brand Ambassador

Mobile Premier League (MPL), platform eSport terbesar di Asia Tenggara, hari ini resmi mengumumkan penunjukan Baim Wong, figur publik dan pro player sebagai brand ambassador MPL Indonesia.

PUBG Mobile

Kamis, 5 Agustus 2021

Resmi, Ini Tanggal Bergulirnya PMPL Indonesia Season 4

Kepastian kapan dimulainya PMPL Indonesia season 4 akhirnya terungkap.

Wild Rift

Kamis, 5 Agustus 2021

Enam Sembilan Esports Umumkan Kehadiran Tim LoL: Wild Rift

Enam Sembilan Esports resmi terjun ke dunia kompetitif LoL: Wild Rift.

Esports

Kamis, 5 Agustus 2021

Daftar Perubahan Apex Legends Musim Ke-10, Emergence

Deretan perubahan yang hadir di musim ke-10 Apex Legends, Emergence.

Free Fire

Kamis, 5 Agustus 2021

Raih Emas, Greysia/Apriyani Dapatkan Suplai Diamond Gratis Seumur Hidup dari Free Fire

Atlet Bulu Tangkis Indonesia, Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, tak perlu lagi bingung untuk dapatkan diamond Free Fire.

PUBG Mobile

Kamis, 5 Agustus 2021

Transfer PUBG Mobile: Audry Resmi Berlabuh ke Livescape

Livescape kembali mengumumkan kedatangan pemain anyar jelang PMPL Indonesia season 4.

Free Fire

Rabu, 4 Agustus 2021

Usai Kolaborasi dengan McLaren, Free Fire Jalin Kerja Sama dengan DVLM

Free Fire tak kendor jalin kerja sama global dengan DJ internasional.

Mobile Legends

Rabu, 4 Agustus 2021

Pelatih EVOS Legend, Zeys, Bocorkan Pemain Favoritnya di MPL PH

Kelra adalah salah satu favorit gold laner favoritnya di MPL PH.

Terpopuler

Keyword Populer

Sepak Pojok

X