Riot Games Dikritik Penggiat Valorant Akibat Gagal Bermainnya Dua Tim Oceania di VCT 2021 LCQ NA

5 Oktober 2021, 20:00 WIB
Editor: Nezatullah Wachid Dewantara
Game besutan Riot Games, Valorant.
Game besutan Riot Games, Valorant. /(Riot Games)

  • Pasca gagal bertandingnya dua tim asal regional Oceania di VCT 2021 Last Chance Qualifier NA, Riot Games kini kembali mendapatkan kritikan tajam dari beberapa pihak.
  • Seperti yang diketahui pada Senin (4/10/2021) Riot Games mengumumkan bahwa tim ORDER dan Chiefs Esports Clubs tidak bisa mengikuti VCT 2021 LCQ NA karena alasan tidak mendapatkan visa.
  • Hal tersebut membuat banyak pihak terutama para influencer Valorant turut angkat bicara menanggapi keputusan tersebut.

SKOR.id - Pasca gagal bertandingnya dua tim asal regional Oceania di VCT 2021 Last Chance Qualifier NA, Riot Games kini kembali mendapatkan kritikan tajam dari beberapa pihak.

Seperti yang diketahui pada Senin (4/10/2021) Riot Games mengumumkan bahwa tim ORDER dan Chiefs Esports Clubs tidak bisa mengikuti VCT 2021 LCQ NA karena alasan tidak mendapatkan visa.

Hal tersebut membuat banyak pihak terutama para influencer Valorant turut angkat bicara menanggapi keputusan tersebut.

Salah satunya adalah George Geddes yang juga merupakan pentolan dari Upcomer mengungkapkan kekecewaannya terhadap Riot Games.

George Geddes mengungkapkan hal ini membuktikan bahwa Riot Games sangat buruk dalam membuat rencana di suatu kompetisi.

"Pengabaian OCeania terus berlanjut, ini adalah hasil dari perencanaan yang buruk," tutur George Geddes.

"Bayangkan bermain sembilan bulan kualifikasi hanya untuk mencoba satu kesempatan terakhir lolos turnamen besar (Valorant Champions 2021), tapi malah penyelenggara menyuruh untuk berbalik dan pergi," imbuhnya.

Hal tersebut diamini pula oleh para pengikutnya di Twitter yang kecewa dan merasa perjuangan dari dua tim asal Oceania tersebut sia-sia.

Walaupun sebenarnya Riot Games sebelumnya telah berjanji memberikan banyak peluang untuk tim-tim Oceania, namun berkat hal tersebut para penggemar mulai mempertanyakan keseriusan dari Riot Games.

Para penggemar juga mempertanyakan Riot Games menggelar VCT 2021 LCQ NA secara offline padahal untuk regional lainnya digelar secara online.

Karena digelar secara offline di Los Angeles akhirnya membuat dua tim asal OCeania tersebut gagal mendapatkan visa berpergian.

Para penggemar Valorant di Oceania juga mempertanyakan mengenai kalkulasi waktu mengenai turnamen VCT 2021 LCQ NA tersebut.

Karena menurut kabar yang beredar bahkan hingga waktu tinggal seminggu pelaksanaan VCT 2021 LCQ NA dan sebelum diumumkannya pembatalan tersebut, Riot Games bahkan belum memesankan penerbangan dari dua tim tersebut.

Klik gambar untuk mengunjungi aset digital kami.
Klik gambar untuk mengunjungi aset digital kami.

 Berita Valorant lainnya:

Dua Tim Asal Regional Oceania Tak Jadi Ikuti VCT 2021 Last Chance Qualifier NA Akibat Covid-19

Jadi Pelatih Selama Tiga Bulan, Mikes Pamit dari Team Envy Valorant

  • Sumber: Sportskeeda
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    Valorant

    Rabu, 22 September 2021

    Daftar Perubahan Valorant Patch 3.06: Jett Dapatkan Nerf Masif

    Salah satu perubahan yang masif adalah nerf yang didapatkan oleh agen paling sering di pick yaitu Jett.

    Valorant

    Kamis, 23 September 2021

    Melihat Peluang Tim Asal Indonesia Berlaga di Valorant Champion 2021

    Nampaknya jalan terjal harus dilalui olehwakil Indonesia, BOOM Esports, untuk bisa melenggang ke Valorant Champions 2021.

    Valorant

    Kamis, 30 September 2021

    Night Market Valorant Hadir Kembali

    Event Night Market Valorant secara resmi telah hadir kembali mulai dari 29 September hingga 12 Oktober 2021 mendatang.

    Terbaru

    Valorant

    Sabtu, 23 Oktober 2021

    4 Agen Valorant Terbaik untuk Digunakan di Map Fracture

    Agen yang cocok untuk map Fracture ini antara lainnya adalah Jett, Astra, Sova, dan Killjoy.

    Valorant

    Jumat, 22 Oktober 2021

    5 Rekomendasi Crosshair Setting Terbaik dari Pemain Profesional Valorant

    crosshair berupa empat tanda panah atau empat garis yang mengaacu ke titik tertentu di tengah layar.

    Valorant

    Kamis, 21 Oktober 2021

    Riot Games Tak Sengaja Berikan Nerf untuk Agent Jett

    Meski tak sengaja banyak pemain yang menginginkan Jett tetap mendapatkan nerf.

    Valorant

    Rabu, 20 Oktober 2021

    Rahasia Riot Games Tekan Angka Kecurangan di Valorant

    Meski masih ada sejumlah cheater dalam Valorant namun angkanya menurun dari sebelumnya.

    Valorant

    Rabu, 20 Oktober 2021

    Sempat Tertunda, VCT Last Chance Amerika Utara Bakal Berlanjut Akhir Oktober

    VCT 2021 LCQ Amerika Utara telah diumumkan akan berlanjut mulai 27 Oktober 2021 mendatang.

    Valorant

    Senin, 18 Oktober 2021

    Tiga Tim Pastikan Tempat di Valorant Champions 2021 Usai Menangi VCT Last Chance Qualifier

    Tiga tim tersebut adalah FULL SENSE, FURIA Esports, dan Team Liquid yang berhasil menang di VCT Last Chance Qualifier masing-masing.

    Valorant

    Minggu, 17 Oktober 2021

    FULL SENSE Menangi VCT 2021 Last Chance Qualifier Asia Pasifik

    FULL SENSE pada babak grand final berhasil mengalahkan perwakilan Jepang, Northeption dengan skor 3-2.

    Valorant

    Jumat, 15 Oktober 2021

    VCT NA Last Chance Berubah Format menjadi Online

    Salah satu pemain FaZe Clan "babybay" dinyatakan positif COVID-19 dan harus menjalani karantina.

    Valorant

    Rabu, 13 Oktober 2021

    Hasil VCT Last Chance Qualifier Asia Pasifik Hari Kedua: BOOM Esports Turun Lower Bracket

    Nuturn Gaming sendiri bisa melaju ke semifinal setelah berhasil mengalahkan wakil Indonesia BOOM Esports dengan skor 2-0.

    Valorant

    Selasa, 12 Oktober 2021

    Hasil VCT Last Chance Qualifier Asia Pasifik : BOOM Esport Melaju Babak Selanjutnya

    BOOM Esports berhasil memukul perwakilan asal Jepang, FENNEL dengan skor 2-0.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X