Tim Dota 2 Omega Esports Tersandung Skandal Match-fixing

24 November 2021, 13:15 WIB
Editor: Nezatullah Wachid Dewantara
Tim Dota 2 asal Filipina, Omega Esports
Tim Dota 2 asal Filipina, Omega Esports /Omega Esports

  • Salah satu tim peserta upper division DPC 2022 Asia Tenggara tersandung kasus match fixing.
  • Tim tersebut adalah tim Dota 2 asal Filipina yaitu Omega Esports.
  • Valve sebagai pengembang dan penyelenggara turnamen Dota 2 pun memberikan tindakan tegas dengan memberikan sanksi terhadap Omega Esports.

SKOR.id - Kabar sangat mengejutkan datang dari skena Dota 2, dimana salah satu tim peserta upper division DPC 2022 Asia Tenggara tersandung kasus match fixing.

Tim tersebut adalah tim Dota 2 asal Filipina yaitu Omega Esports yang telah terbukti melakukan pelanggaran match fixing.

Valve sebagai pengembang dan penyelenggara turnamen Dota 2 pun memberikan tindakan tegas dengan memberikan sanksi terhadap Omega Esports.

Hal ini diketahui melalui unggahan akun Twitter Beyond the Summit (BTS) sebagai penyelenggara SEA Dota Pro Circuit (DPC) 2021-22 Tour pada Selasa (22/11/2021).

Dimana Omega Esports akan kehilangan slot divisi 1 dan sebanyak enam orang telah diberikan hukuman atas kasus tersebut.

Keenam anggota Omega Esports yang mendapatkan hukuman banned dari Valve antara lainnya adalah Prince "Prince" Daculan, Patt “Piolz” Piolo Dela Cruz, Van Jerico "Van" Manalaysay, Dave “Hiro” Hiro Miyata, Ryniel Keit "Zenki" Calvez, Chris “CTY” Ian Francis Maldo.

Prince, Zenki, dan CTY adalah roster aktif dari Omega Esports, sedangkan Van, Hiro, dan Piolz adalah roster Omega Esports musim lalu yang baru saja meninggalkan tim.

Sementara itu, nasib pemain-pemain Omega Esports yang baru saja bergabung, dimana salah satunya terdapat pemain asal Indonesia, dinyatakan tidak terlibat dalam kasus match fixing tersebut.

Ketiga pemain baru tersebut adalah Liew "Eren" Jun Jie, Ramzi "Ramz" Bayhaki, dan Lee "Forev" Sangdon kabarnya akan segera mencari pelabuhan terbarunya pasca banned yang didapatkan oleh Omega Esports.

Di sisi lain, hukuman yang diterima Omega Esports ini ternyata menguntungkan tim Dota 2 asal Indonesia, BOOM Esports, yang mendapat berkah menggantikan posisi Omega Esports di divisi 1.

BOOM Esports sendiri musim sebelumnya berada di posisi ketujuh dan harus terdegradasi ke divisi 2, dan Omega Esports berada satu tingkat di atas BOOM Esports.

Sehingga secara matematis membuat BOOM Esports berhak menggantikan Omega Esports di divisi 1 DPC SEA 2021-2022 mendatang.

Berita Dota 2 lainnya:

Evil Geniuses Perkuat Tim dengan Datangkan JerAx dan Nightfall

  • Sumber: Dota 2
  • Tag

    Video

    Berita Terkait

    DOTA 2

    Rabu, 3 November 2021

    Dua Pemain Dota 2 Indonesia Kembali Direkrut Tim Internasional

    Mamang Daya dan you_K baru saja diresmikan sebagai pemain OB Esports x Neon pada Selasa (2/11/2021) waktu setempat.

    DOTA 2

    Rabu, 10 November 2021

    Talon Esports Ramaikan Skena Kompetitif Dota 2 Asia Tenggara

    Talon Esports akan membuat tim Dota 2 dengan berdomisili di Filipina.

    DOTA 2

    Sabtu, 20 November 2021

    Topson Resmi Rehat dari Skena Kompetitif Dota 2

    Alhasil, kini OG Esports hanya meninggalkan Johan "n0tail" Sundstein sebagai roster aktif satu-satunya.

    Terbaru

    DOTA 2

    Rabu, 8 Desember 2021

    Ucapan "Mama Aku di TI" dari Xepher Resmi jadi Chat Wheel Dota 2

    Ucapan ikonik Xepher tersebut masuk ke dalam daftar hadiah pemilik Gold Team Badge T1.

    DOTA 2

    Selasa, 7 Desember 2021

    Inilah Alasan JerAx Gabung dengan Evil Geniuses

    JerAx tertarik dengan ide bermain yang akan dikembangkan Evil Geniuses.

    DOTA 2

    Sabtu, 4 Desember 2021

    Pelatih PSG.LGD Dapatkan Hukuman 30 Hari atas Tuduhan Perjudian

    Hal ini bermulai dari ungkapan dari istri pelatih PSG.LGD, dimana Zhang "xiao8" Ning dituduh melakukan pertaruhan judi terhadap timnya.

    DOTA 2

    Jumat, 3 Desember 2021

    Matumbaman Umumkan Pensiun Setelah The International 11

    Carry baru dari Team Liquid ini memberikan pernyataan bahwa season ini adalah musim terakhirnya sebelum memutuskan untuk pensiun.

    DOTA 2

    Kamis, 2 Desember 2021

    Terbukti Tak Bersalah, Omega Esports Lepas dari Sanksi Valve atas Skandal Match-Fixing

    Omega Esports telah terbukti tidak terlibat langsung dalam skandal match-fixing tersebut.

    DOTA 2

    Rabu, 1 Desember 2021

    Jawab Keraguan, Roster Baru OG Esports Berhasil Tundukkan Team Secret

    Secara mengejutkan OG Esports berhasil menang atas Team Secret dengan skor 2-0 di pembukaan DPC 2021-2022 Eropa Barat.

    DOTA 2

    Selasa, 30 November 2021

    Kalahkan Motivate.Trust Gaming, BOOM Esports Juara Mineski Masters

    Hasil ini sekaligus menjadi modal bagus bagi BOOM Esports jelang DPC SEA 2021-2022.

    DOTA 2

    Kamis, 25 November 2021

    Talon Esports Amankan Satu Tempat di Divisi 2 DPC SEA 2021-2022

    Midlaner asal Indonesia, Rafli Fathur "Mikoto" Rahman, adalah pemain yang menonjol untuk Talon Esports sepanjang kualifikasi.

    DOTA 2

    Rabu, 24 November 2021

    5 Perpindahan Pemain Dota 2 Paling Menggemparkan Jelang DPC 2021-2022

    SKOR.id telah merangkum 5 perpindahan pemain Dota 2 untuk menghadapi DPC 2022 yang paling menghebohkan

    DOTA 2

    Rabu, 24 November 2021

    Dapat "Berkah" dari Skandal Match-fixing Omega Esports, BOOM Esports Akan Tampil di Divisi 1 DPC SEA 2021-2022

    BOOM Esports mendapat berkah menggantikan posisi Omega Esports di divisi 1 DPC SEA 2021-2022.

    Terpopuler Satu Pekan

    Keyword Populer

    Sepak Pojok

    X